HOME
| HOME |
Persepuluhan
Bank Account
BCA Juanda, Bogor'095 3030 001'
a/n GSSJA BPD JABAR
Sekretariat:
Jl. Suryakencana No. 93 Bogor - Indonesia
Telp. (0251) 9149911
Fax. (0251) 8324773
Email: gssja_bpd_jabar@yahoo.co.id
Jam Kerja:
Selasa - Jumat
Pukul 09.00 - 16.00 WIB
|
Iman Yang Penuh Pengharapan Habakuk 2:1-5
Oleh: Pdt. Erta Sitepu
Penulis Ibrani mendaftarkan berbagai tokoh Alkitab dari berbagai zaman yaitu Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Ishak,Yakub,Yusuf, Musa, dan Yosua. Mereka hidup ditengah zaman yang penuh dengan tantangan, kesulitan, masalah bahkan peperangan, tapi mereka melangkah dengan penuh kepastian, ketenangan, keberanian dan pengharapan. Mengapa? Karena mereka tidak melangkah dengan penglihatan ataupun pendengaran mereka, tapi dengan iman. Rasul Paulus dalam Roma 2:17 menggemakan apa yang ditulis dalam Habakuk 2:4 orang benar akan hidup oleh iman.
Bahkan di pasal 3:17-19 sang nabi bersaksi; Sekalipun pohon ara tidak berbunga, Pohon anggur tidak berbuah, Hasil pohon zaitun mengecewakan, Sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, Kambing domba terhalau dari kurungan Dan tidak ada lembuh sapi dalam kandang, Atau dengan kata-kata kita Sekalipun sembako semakin mahal, Penghasilan tidak bertambah Tidak ada tabungan atau deposito yang bisa diandalkan Pendidikan yang baik semakin sulit terjangkau Namun aku akan bersorak-sorak didalam Tuhan, beria-ria didalam Allah yang menyelamatkan Aku. Allah Tuhanku itu pengharapanku, Ia membuat kakiku melangkah pasti, Ditengah segala gelombang kehidupan.
Banyak pakar Alkitab menyebut nabi Habakuk itu nabi yang bingung, tapi sebenarnya dia lebih tepat kalau disebut nabi iman. Saudara kita disebut bagaikan biji mata-Nya, biarlah pengharapan kita tidak bergantung kepada baik-buruknya kabar-kabar yang kita baca disurat kabar atau pun kita dengar diberbagai berita televisi. Pengharapan kita bertumbuh seiring dengan iman kita kepada Tuhan. Semakin bertambah kepercayaan kita kepada Tuhan, semakin penuh pengharapan kita. Semakin penuh kita mempercayakan diri kita kepada Tuhan, semakin penuh pengharapan ditahun 2011 ini, dan tahun-tahun yang akan datang, bahkan seluruh masa depan kita. Jangan biarkan iblis menipu kita dengan berbagai berita yang menakutkan ;harga sembako naik tinggi, uang sekolah yang sekian besar, harga BBM, uang kontarak, cicilan rumah, kesehatan, pekerjaan dan lain- lain. Janganlah kita sibuk dan diperbudak oleh ilmu hitung-hitungan terus menerus, ingatlah bahwa ilmu berhitung atau matematika tidak memberikan kebenaran yang seutuhnya. Jika kita hidup berdasarkan matematika, kita akan terus dirundung kekuatiran. Bagi yang hidup sederhana, terus bertanya:apa yang akan kita makan, minum, pakai bagi yang cukup atau sangat berada, terus bertanya kemana kita akan makan, minum dan pakai. Ingatlah selalu bahwa Allah adalah penguasa atas jumlah, Dia sanggup mampu menciptakan karya-karya yang supra-matematis. Sebagai contoh di Lukas 9:10-17 Yesus memberi makan lima ribu orang. 5 roti +2 ikan yang diserahkan kepada Tuhan untuk diberkati sama dengan 5000 laki-laki + sejumlah besar wanita makan sampai kenyang +12 bakul kelebihan makanan. Jadi berapapun jumlah uang atau persediaan sembako kita diawal tahun 2012 ini, asal diserahkan kepada Tuhan untuk diberkati, pasti akan berlipat ganda sehingga cukup bahkan berlimpah untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Jemaat Tuhan yang sejati tidak pernah takut ”tekor”tapi berani bahkan bersukacita untuk memberi dan berkorban bagi Tuhan. Kalaupun kita berhitung biarlah kita berhitung berkat-berkat Tuhan yang begitu melimpah setiap hari kita terima karena Tuhan tidak pernah berhutang kepada-anak-anakNya. Sesungguhnya semakin bertambah kedewasaan iman kita, semakin kita sadar bahwa: Tuhan tidak pernah hitung-hitungan dengan jemaat-Nya Tuhan memberkati melampaui iman jemaat-Nya Karena berdasarkan kekayaan kasih karunia-Nya yang tidak terbatas. Tuhan tidak pernah memberikan berkat yang kadaluarsa tapi selalu baru tiap pagi. Saudara marilah siapkan dirimu mengalami berkat-berkat Tuhan yang tak terhitung jumlahnya. Berjalanlah dengan penuh iman kepada Bapa sorgawi, tidak perlu takut terhadap apapun yang terjadi. Rasul Yohanes berkata: ”Di dalam kasih tidak ada ketakutan. Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan” ( 1Yohanes 4:18 ) Tak perlu ditanyakan lagi bahwa kasih yang sempurna itu adalah kasih Allah Bapa kepada kita anak-anak-Nya Pada akhirnya simaklah daftar, penting berikut ini yang dicatat Alkitab tentang apa yang dapat dihasilkan oleh iman: 1.Keberanian ( Mazmur 116:10;11 Korontus 4:13 ) 2.Kegembiraan ( KPR 16:34;1pet 1:8 ) 3.Keyakinan dan Keteguhan ( Yes 28:16;1Pet 2:6) 4.Damai Sejahtera (Roma 15:13) 5.Pengharapan (Roma 5:2)
|




